Massa Matahari
Assalamualaikum……
Pada postingan kali ini
akan dibahas mengenai matahari yaitu tentang bagaimana cara mengukur suhu matahari.
sumber gambar : https://anakbertanya.com/berapa-umur-matahari/
Dalam kehidupan
matahari sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup, selain untuk
menerangi bumi matahri juga sebagai sumber energi dan untuk proses fotosintesis
bsgi tumbuhan. Matahari juga sebagai sumber energy listrik , serta manfaat lain
bagi kesehatan, misalnya sinar matahari pagi sebagai sumber vitamin D untuk
kebutuhan manusia, untuk matahari pagi yang mengandung vitamin D sekitar pada
jam 10 ke bawah. Namun matahari juga memberikan pengaruh buruk, nah jika lewat
dari jam itu maka matahari memiliki pengaruh buruk apabila lama lama terpapar
sinar matahari, kulit bisa terbakar atau memerah dan bahkan kulit jadi belang hehe
:D jadi,jika ingin keluar tapi matahari sedang terik-teriknya maka gunakanlah
pelindung dari matahari seperti tabir surya,sunscreen atau yang lainnya, agar
terlindung dari pengaruh buruk sinar matahari.
Matahari adalah bola raksasa yang
terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Matahari termasuk bintang berwarna
putih yang berperan sebagai pusat tata surya.
Dan seperti yang kita ketahui, bahwa Matahari memiliki enam
lapisan yang masing-masing memiliki karakteristik tertentu. Keenam lapisan
tersebut meliputi inti Matahari, zona radiatif, dan zona konvektif yang
membentuk lapisan dalam (interior); fotosfer; kromosfer; dan korona sebagai
daerah terluar dari Matahari.
Suhu Matahari
Suhu menunjukkan derajat panas benda. Mudahnya, semakin tinggi suhu
suatu benda, semakin panas benda tersebut. Berkenaan dengan suhu Matahari,
mungkin sudah banyak yang tahu bahwa :
§ Temperatur di permukaan Matahari
sekitar 6.000 °C namun ada juga
yang menyebutkan suhu permukaan sebesar 5.500 °C.
§ Temperatur tertinggi terletak di bagian
tengahnya yang diperkirakan tidak kurang dari 25 juta derajat Celsius namun disebutkan jugakalau suhu pada
intinya 15 juta derajat Celsius. Ada
pula yang menyebutkan temperatur di inti matahari kira kira sekitar
13.889.000 °C.
Angka-angka yang tercantum dalam pernyataan diatas
terkesan tidak pasti, karena seperti yang tertulis diatas bahwa Matahari
terdiri atas beberapa struktur atau lapisan, dan lapisan-lapisan tersebut
memiliki suhu yang berbeda-beda, sehingga seharusnya bila kita ingin tahu
mengenai suhu matahari harus lebih spesifik di bagian mana.
Namun, mungkin diantara pembaca sekalian ada yang
bertanya-tanya darimanakah diperoleh angka-angka ukuran temperatur Matahari
yang tertulis diatas?. Untuk memperoleh jawabannya, Yukk... ikuti penjelasan
berikut.
Cara Mengukur Suhu Matahari
Hingga saat ini, tidak ada termometer atau alat pengukur
suhu khusus untuk mengukur suhu Matahari dan hingga saat ini pula kita tidak
dapat mengukur suhu Matahari secara langsung. Siapa jugaaa yang mau mengukur
suhu Matahari secara langsung, yang ada gosong duluan yaa.... Kenapa? yaa
karena suhunya sangat tinggi... hehe...
Para astronom hanya menggabungkan metode-metode
pengamatan dan berbagai teori untuk menaksir kondisi-kondisi di Matahari. Teori
penyusutan Helmholtz, misalnya, memperkirakan bahwa suhu di pusat Matahari
mencapai 15 juta Kelvin. Suhu tersebut dipercaya sebagai suhu dalam inti
matahari.
Tidak berbeda jika menggunakan ukuran Celcius, suhu
Matahari sekitar 15.000.000 derajat Celsius pada inti dalam, 7.000.000 derajat
Celsius pada inti luar, sementara suhu permukaan matahari sekitar 6.000 derajat
Celsius.
Tidak terbayang seperti apa yaa panasnya, karena Bumi
kita yang cuma memiliki suhu antara 35 sampai 40 derajat Celcius saja sudah
membuat kita berkeringat.
Selain yang telah dijelaskan diatas, ada beberapa cara
untuk mengukur suhu di permukaan matahari, yaitu dengan cara :
1. Menganalisis spektrum cahaya yang dipancarkan oleh
Matahari.
Setiap benda panas memancarkan cahaya yang tergantung
suhunya. Benda yang memancarkan cahaya merah lebih dingin dibanding dengan
benda yang memancarkan cahaya kuning. Dari warna-warna yang dipancarkan oleh
matahari ini kita dapat memperkirakan suhu di permukaan Matahari.
2. Menganalisis atom-atom yang ada di permukaan matahari
memakai spektrograf.
Dari analisis ini dapat terkuak data-data perubahan
energi atom-atom yang dapat menunjukan berapa suhu di permukaan Matahari.
3. Mengukur radiasi panas Matahari di Bumi.
Besarnya radiasi di Bumi ditambah dengan data jarak
Matahari - Bumi, dapat memberi petunjuk pada kita berapa suhu di permukaan
Matahari.
Lalu, bagaimana cara mengetahui temperatur di bagian
dalam Matahari?
Ternyata, dengan mengetahui suhu di permukaan Matahari,
kita dapat mengukur besarnya tekanan di bagian dalam Matahari. Dari tekanan
inilah suhu di dalam Matahari bisa diperkirakan.
Nah, itulah sedikit pembhasan mengenai matahri semoga dapat bermanfaat bagi teman teman semua, dan sebelumnya mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan, kritik dan saran sangat saya butuhkan dari teman teman semua :)

Komentar
Posting Komentar